Boys Do Cry

Toxic Masculinity: Stereotipe GenderMerugikan Semua Orang

“Boy, sini duduk sebat dulu kita. Ha?! Laki gak ngerokok!!!”, ungkapan tadi adalah salah satu contoh dari toxic masculinity yang menekankan bahwa laki-laki harus kuat, tangguh, dan melakukan hal-hal tertentu. Sayangnya toxic masculinity juga memaksa laki-laki tidak menunjukkan emosi yang dianggap lemah, serta menghindari segala sesuatu yang dianggap feminin, seperti “Lu laki kok nangis?!”. Apa […]

Toxic Masculinity: Stereotipe GenderMerugikan Semua Orang Read More »

Berapa Lama Laki-Laki Mengembalikan Mood-nya?

Mood, suasana hati, perasaan hati, dan lain sebagainya yang berkaitan biasanya bersifat melekat ke masing-masing orang. Tidak ada cara pasti untuk mengukur di tingkat mana seseorang akan senang, sedih, dan kapan serta bagaimana perasaan atau mood itu datang dan perginya. ‘Berapa lama laki-laki mengembalikan moodnya nya, sih min?.’ Jika kamu bertanya seperti itu, mungkin harus

Berapa Lama Laki-Laki Mengembalikan Mood-nya? Read More »

Ketika Kekerasan Seksual Menimpa Teman Laki-Lakimu

Kekerasan seksual pada siswa sedang jadi topik hangat yang rutin diperbincangkan akhir-akhir ini. Tentunya, kekerasan seksual bisa terjadi sama siapa aja loh  dan nggak memandang gender. Masih terdapat ketidakseimbangan perlakuan masyarakat kita pada korban kekerasan seksual perempuan dan laki-laki. Korban Kekerasan seksual laki-laki menghadapi beberapa hambatan dalam mengakses bantuan dikarenakan pandangan masyarakat terkait maskulinitas. Banyak

Ketika Kekerasan Seksual Menimpa Teman Laki-Lakimu Read More »