Miss v merupakan saluran penghubung serviks dengan rahim. Organ reproduksi wanita ini penting untuk dirawat agar tahan terhadap penyakit dan infeksi. Namun bagi sebagian wanita mengalami permasalahan pada miss v seperti gatal-gatal. Akibatnya aktivitas terganggu dan tidak nyaman. Lalu harus gimana? Kalo miss v gatal, sunners bisa nih simak penyebab dan cara mengatasinya.

Penyebab Miss v Gatal
Miss v gatal bisa timbul karena berbagai hal diantaranya ialah iritasi vagina yang disebabkan pengaruh pemakaian kondom maupun pembalut, infeksi jamur atau bakteri, gejala penyakit menular seksual seperti herpes, klamidia, gonore, dan berbagai kondisi medis lainnya: stres, menopause, lichen sklerosis, dan kanker vulva . Namun, penting juga nih bagi sunners mengecek miss v bagian mana yang gatal. Vagina bagian luar dengan tekstur kulit yang ada pori-porinya dengan bulu terlalu tebal dan panjang dapat memicu area kewanitaan lembab sehingga menjadi gatal-gatal. Sedangkan vagina bagian dalam yang mempunyai tekstur licin seperti mukosa atau selaput lendir bibir dapat menimbulkan gatal-gatal dengan disebabkan oleh kelembaban yang berlebihan dan juga infeksi.

Kalo miss v gatal, sunners bisa nih simak penyebab dan cara mengatasinya, pict by canva.com
Cara Mengatasi Miss V Gatal
1. Menggunakan Pakaian Dalam Tidak Ketat dan Tetap Menjaga Kebersihan Miss V
Penggunaan pakaian dalam yang ketat bisa memicu vagina gatal lho. Kenapa? Sebab sirkulasi udara di area vagina wanita terhambat, rasa gatal pun bisa semakin parah. Pakaian dalam yang digunakan lebih baik berbahan katun untuk meningkatkan sirkulasi udara dan tidak lupa rutin menggantinya. Penting juga menjaga kebersihan miss V dengan membasuhnya menggunakan air bersih atau tisu basah non pewangi saat kencing maupun buang air besar dari bagian depan ke daerah belakang anus agar tidak terinfeksi bakteri yang berasal dari anus. Eitss, jika aktivitas yang dilakukan sunners mengakibatkan banyak keringat mandi minimal 2 kali sehari ya.
2. Menggunaan Produk yang Aman Bagi Miss V dan Mengompresnya Menggunakan Air Dingin
Produk pembersih area kewanitaan berupa sabun terkategori aman jika terdapat kandungan asam laktat yang menjaga pH balance area intim (3,5–4,5) dan tambahan bahan alami daun sirih sebagai antimikroba. Lalu produk yang perlu dihindari ialah vaginal douche maupun sabun antiseptik yang berbahaya dan mengandung parfum. Vaginal douche merupakan cairan khusus yang berfungsi untuk membersihkan sisa darah menstruasi atau setelah berhubungan seksual agar vagina tidak berbau. Cairan tersebut tidak dianjurkan digunakan dan lebih baik membersihkannya menggunakan air saja. Selain itu kamu bisa lho mengompres area vagina selama 10 menit menggunakan air dingin dan handuk bersih sampai rasa gatal di miss V mereda. Namun, pastikan untuk menjaga vagina tetap kering setelahnya.
3. Mengganti Pembalut atau Pentylener
Tahukan kamu apa akibat jika terlalu lama tidak mengganti pembalut atau pentylener? Yaps Miss v bisa gatal-gatal. Membiarkan pembalut atau pentylener pada miss V terlalu lama tidak baik, khususnya sekitar 6 jam lebih dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri jahat. Begitu juga penggunakan pentylener maupun pembalut berukuran kecil sebaiknya diganti lebih awal (idealnya tiap 4-6 jam). Hal ini juga tergantung dari kualitas bahan pembalut yang digunakan.
Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi miss v yang gatal. Jika kamu mengalami gatal-gatal pada area miss v yang berkelanjutan disertai dengan keputihan dan perih saat buang air kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat ya.
